Koordinasi Pimpinan PTKKN tentang Persiapan Ujian Selnas PMB 2020

Koordinasi Pimpinan PTKKN tentang Persiapan Ujian Selnas PMB 2020


Posted by: Admin | 76 kali dibaca | Upload: 21-02-2020 | Pukul : 15.24 WIB

Jakarta - Dalam rangka penyelenggaraan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (Selnas PMB), Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia melakukan koordinasi antara Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Negeri (PTKKN) seluruh Indonesia dalam rangka menerapkan sistem online terpadu Selnas PMB secara serentak di seluruh Indonesia, Jum’at (21/02) di Merlynn Park Hotel Jakarta. Kepala Subdit Pendidikan Tinggi  Dr. Suwarsono, MM., sebagai penanggung jawab sekaligus Ketua Panitia mengatakan bahwa “Tujuan kegiatan ini adalah untuk koordinasi teknis penyelenggaraan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru pada PTKKN tahun 2020 dan terselenggaranya Selnas PMB serentak dengan prinsip kredibel, adil, transparan, fleksibel, efisien dan akuntabel dengan memperhatikan potensi calon mahasiswa/i PTKKN yang bersangkutan.” Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen dalam sambutannya mengatakan bahwa “Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru PTKKN perlu diselenggarakan, selain itu juga melalui Selnas ini diharapkan masing-masing PTKKN harus menerapkan standar/grade yang telah ditentukan sehingga Selnas ini benar-benar dipakai untuk menyaring mahasiswa.”

Sistem Selnas PMB ini bertujuan untuk mempermudah calon mahasiswa/i memilih Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Negeri dan mendaftarkan diri sesuai dengan jurusan yang hendak dipilih secara online tanpa harus datang langsung ke PTKKN tersebut. Selain membahas koordinasi kesiapan masing-masing PTKKN dalam menerapkan sistem online Selnas PMB, juga dilakukan pembahasan bersama-sama antara Rektor/Ketua dengan unsur pimpinan Ditjen Bimas Kristen terkait finalisasi dokumen Petunjuk Teknis (Juknis) Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru PTKKN.

Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya yang baru saja melakukan transformasi dari Sekolah Tinggi menjadi Institut sangat mendukung kegiatan Selnas PMB yang diprakarsai oleh Ditjen Bimas Kristen tersebut, karena melalui sistem ini calon mahasiswa/i dari luar provinsi Kalimantan Tengah dapat mendaftarkan diri dan berhak menjadi mahasiswa/i IAKN Palangka Raya. Hal ini tentu menciptakan suasana keberagaman dimana terdapat mahasiswa/i dari berbagai macam suku, ras, dan bahasa yang berbeda-beda yang menunjukkan kekayaan akan kebudayaan yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia. Selain itu juga dapat meningkatkan daya saing intelektual antara mahasiswa dan pemerataan kualitas pendidikan.


Kembali >